CITY77 🏙️ Kota bukan hanya deretan gedung: bagaimana ruang terbuka hijau memberi tempat bagi aktivitas warga dan membantu memahami kebutuhan akan ruang bersama di tengah pembangunan?
Kota mudah dikenali dari gedung dan jalannya, tetapi ruang yang tetap terbuka juga menentukan tempat bagi aktivitas bersama. CITY77 menyoroti ruang terbuka hijau (RTH), yaitu area atau jalur yang memanjang maupun mengelompok, dengan penggunaan lebih terbuka dan tanaman yang tumbuh alami atau sengaja ditanam [1].
Ruang terbuka memberi tempat bagi beragam aktivitas
Sifat terbuka membuat RTH dapat dipahami sebagai ruang untuk kegiatan warga, bukan sekadar bidang hijau yang terlihat dari jalan. Kebutuhannya bisa sederhana: melintas, berhenti sejenak, atau berjumpa. Itu contoh kemungkinan penggunaan, bukan jaminan bahwa setiap RTH memiliki fasilitas tertentu.
Bentuknya pun dapat berupa jalur atau area yang mengelompok [1]. Perbedaan ini membantu memperjelas kebutuhan: sebagian aktivitas memerlukan ruang untuk bergerak, sementara yang lain memerlukan tempat untuk menetap sejenak. Di tengah pembangunan, pertanyaannya bukan hanya berapa banyak bangunan yang hadir, tetapi juga ruang apa yang tersisa untuk kegiatan bersama.
RTH publik dan privat menjawab kebutuhan yang berbeda
Proporsi RTH di wilayah perkotaan disebut minimal 30%, terdiri atas 20% ruang terbuka hijau publik dan 10% ruang terbuka hijau privat [1]. Pembagian ini penting karena luas keseluruhan dan porsi publik menjawab dua pertanyaan berbeda: seberapa besar ruang hijau yang tersedia, dan seberapa besar bagiannya yang ditujukan sebagai ruang publik.
Karena itu, angka total saja belum cukup untuk memahami kebutuhan akan ruang bersama. Kehadiran RTH privat tetap termasuk dalam komposisi yang disebutkan, tetapi tidak sama dengan ruang yang dikategorikan publik. Membaca kedua porsi secara terpisah membuat pembahasan tentang ruang kota lebih jelas daripada sekadar menghitung bidang yang ditumbuhi tanaman.
Fungsi lingkungan dan aktivitas warga berjalan berdampingan
Penyelenggaraan RTH juga bertujuan menjaga ketersediaan lahan sebagai kawasan resapan air, menyeimbangkan lingkungan alam dan lingkungan binaan, serta mereduksi polutan dan menjaga ekosistem [1]. Jadi, RTH berada dalam dua pembahasan sekaligus: bagaimana ruang digunakan warga dan bagaimana lahan bervegetasi menjadi bagian dari lingkungan perkotaan.
Memahami salah satunya saja memberi gambaran yang kurang utuh. Jika perhatian hanya tertuju pada fungsi lingkungan, kebutuhan warga akan ruang bersama bisa terlewat. Sebaliknya, jika RTH hanya dibicarakan sebagai tempat beraktivitas, tujuan terkait resapan air dan ekosistem ikut kehilangan tempat dalam percakapan.
Melihat kota dari ruang yang tetap tersedia
RTH mengajak pembangunan kota dinilai bukan hanya dari apa yang berhasil dibangun, tetapi juga dari ruang terbuka yang tetap disediakan dan apakah ruang itu bersifat publik atau privat. Dari sana, kebutuhan warga akan ruang bersama menjadi lebih konkret: bukan tambahan dekoratif di sela gedung, melainkan bagian dari cara kota menata lahan bagi manusia dan lingkungan.
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia — Ruang terbuka hijau. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=27910585&title=Ruang_terbuka_hijau (diakses 2026-10-17).
city77
FAQ
Quick answersApa yang dimaksud dengan ruang terbuka hijau (RTH)?
RTH adalah area atau jalur yang memanjang maupun mengelompok, penggunaannya lebih terbuka, dan menjadi tempat tumbuh tanaman alami atau yang sengaja ditanam [1].
Haruskah RTH berupa taman dalam satu bidang besar?
Tidak. Pengertiannya mencakup jalur yang memanjang maupun area yang mengelompok, jadi bentuknya tidak terbatas pada satu bidang taman [1].
Apakah semua RTH berarti ruang publik?
Tidak. RTH dibedakan menjadi kategori publik dan privat, sehingga keseluruhan luas RTH tidak bisa langsung dianggap sebagai luas ruang publik [1].
Bagaimana membaca komposisi minimal 30% RTH di wilayah perkotaan?
Angka itu terdiri atas 20% RTH publik dan 10% RTH privat [1]. Jadi, jumlah total dan porsi yang bersifat publik menjelaskan dua hal berbeda.
Selain menjadi ruang aktivitas warga, apa fungsi lingkungan RTH yang disebut?
RTH bertujuan menjaga ketersediaan lahan sebagai kawasan resapan air, menyeimbangkan lingkungan alam dan binaan, mereduksi polutan, serta menjaga ekosistem [1].
Reviews
Customer storiesKalau saya menyusun rute berjalan di kota, saya ingin mempertimbangkan apakah ruang terbukanya berupa jalur memanjang atau area mengelompok; rencana melintas terasa berbeda dari rencana berhenti.
Daniel Carter
Seusai urusan di kota, saya membayangkan berhenti sejenak di ruang terbuka, tetapi tidak akan mengandalkan anggapan bahwa setiap tempat menyediakan bangku atau fasilitas tertentu.
Olivia Bennett
Saat melihat gambaran ruang hijau suatu kota, saya ingin memisahkan bagian yang disebut publik dari yang privat sebelum menyebut seluruh luasnya sebagai ruang bersama [1].
Ethan Parker